Allele Frequency of CD18-Subunit on Cattle

Nama : Wildan Najmal Muttaqin     G34103079
Pembimbing : Achmad Farajallah Cece Sumantri
Tanggal Lulus : 11-Sep-07
Judul Skripsi : Frekuensi Alel Subunit CD18 Sapi Fresian – Holstein (FH) pada Peternakan di Lembang dan BPTU Baturaden
  Allele Frequency of CD18-Subunit on Holstein-Firesian Cattle in Lembang and BPTU Baturraden
Abstrak:
Mutasi titik pada nukleotida ke-383 dari subunit-CD18 menyebabkan suatu kelainan yang dikenal dengan sebutan Bovine Leukocyte Adhesion Deficiency. Kelainan tersebut berupa defisiensi ?2-integrin pada sel darah putih. B2-integrin berperan dalam penempelan sel darah putih pada dinding vaskular sehingga sel darah putih dapat menembus ke dalam jaringan yang terserang patogen. Kelainan ini bersifat resesif. Ternak yang bergenotipe homozigot dominan dan heterozigot bersifat normal, sedangkan ternak yang bergenotipe homozigot resesif mengalami kematian sebelum dewasa. Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan sekaligus menghitung frekuensi alel “subunit-CD18” penyandi BLAD pada sapi Fresian Holstein dengan menggunakan metode PCR-RFLP. Tiga sampel (2,2%) dari 136 sampel yang berhasil diamplifikasi dideteksi sebagai carier BLAD. Frekuensi alel dominan (D) sebesar 0,98897 dan frekuensi alel resesif (d) sebesar 0,01103. Deteksi BLAD sejak dini yang didukung manajemen perkawinan yang benar dapat mengurangi resiko memiliki ternak yang terkena BLAD. Dengan demikian, kerugian akibat BLAD dapat dihindari.
Abstract:
Point mutation at nucleotide 383 of CD18-subunit cause disorder which called Bovine Leukocyte Adhesion Deficiency (BLAD). The disorder is deficiency of B2-integrin molecule on leukocyte. Integrins are adhesion molecules on the leukocytes surface membran to adhere at vaskuler and enter the infected tissues. It is a resesif disorder. Heterozygous calves are no different of homozygous normal calves but carriers for BLAD, whereas homozygous recessive are lethal calves. The objective of this study is to detect and to estimate frequency of allele expresing BLAD in Holstein-Fresian cattle using PCR-RFLP method. Three samples (2,2%) of 136 samples that succesfull amplificated were detected as BLAD carriers. Frequency of D allele is 0,98897 and 0,01103 for d allele. Earlier detection which is supported good mounting management can reduce BLAD calves risk. So, loss caused BLAD can be reduced.

[ Skripsi Lengkap – fulltext ]

No Comment

Comments are closed.