Herbal vs medis modern

Yoga:
—–
Pengobatan medis modern kalah dengan herbal. Bahkan saya di desa juga melakukan survei. Saya sering melakukan hal seperti ini: penyakit kencing manis yang sulit tersentuh medis,tapi kok sembuh dengan produk2 herbal milik Multi Level Marketing.

AFM:

Bukan kalah atau menang Mas, masing-masing punya aturan main yang berbeda. Kita bisa bilang ada komplementasi maupun substitusi antar keduanya, tergantung sosial ekonomi dan latar belakang pengguna. Bahan aktif adalah material yang berfungsi obat. Dalam obat modern, bahan aktif ini dieksplorasi sedemikian rupa sehingga bisa menjadi preparat obat yang hanya berisi bahan aktif yang dimaksud. Dalam hal obat herbal, eksplorasinya masih sederhana sebatas ekstraksi kasar (simplisea) dan paling banter dilanjutkan dengan tahap-tahapan pemurnian yang kemudian menyisakan beberapa material non-bahan aktif. Dengan teknik ektraksi dan pemurnian yang lebih handal, pada saat ini kendala konsentrasi dari bahan aktif obat herbal sudah bisa diatasi. Tetapi masalah efek samping dari material non-bahan aktif dari obat herbal tetap tidak bisa diatasi. Dengan kata lain, efek samping yang muncul dari obat herbal berasal dari dua sumber, yaitu bahan aktif itu sendiri dan material ikutan lainnya. Sedangkan efek samping obat modern hanya berasal dari bahan aktif itu sendiri. Untuk mengurangi efek samping ini kemudian muncul dosis dan cara penggunaan.
Penyakit kencing manis (diabetes) sangat beragam. Apakah penyebabnya sel-sel penghasil insulin, molekul insulin, reseptor insulin yang ada di sel-sel otot/hati sampai ke transportasi intramolekular insulin dalam sel. Jenis diabetes yang diderita oleh seseorang harus diidentifikasi terlebih dahulu baru kemudian bisa dipastikan obatnya apa, baik obat herbal maupun obat modern. Jadi kuncinya bukan pada obat, tetapi pada kepastian jenis diabetesnya.
Kalau self-medicine yang melibatkan obat herbal, biasanya tidak mau tahu tentang penyebab menjadi sakit yang merupakan serial pekerjaan klinik yang ribet, butuh waktu dan dana. Mereka lebih perhatian ke gejala umum “rasa” sakit.

Obat herbal yang paling terkenal adalah yang datang dari Cina (dan India) sehingga obat herbal seringkali disebut sebagai TCM – Traditional Chinese Medicine atau Oriental Medicine. Dua jenis obat herbal yang kemudian menjadi tidak populer saat ini adalah yang datang dari Bangsa Mesir dan Babilonia. Dari berbagai catatan sejarah, TCM ini sudah dikembangkan oleh Bangsa Cina sejak 5000 tahun yang lalu atau lebih. Bandingkan dengan kedokteran Barat yang dirintis oleh Hipocrates sekitar 5-4 abad sebelum masehi.
Dari perjalanan sejarah yang panjang tersebut, TCM memilih jalur pembuktian kemanjurannya tersendiri yang sangat berbeda dengan jalur kedokteran barat. Walaupun begitu, keduanya berakhir ke titik yang sama, yaitu si pasien menjadi sembuh.
Jadi, keduanya tidak bisa saling dipertentangkan. Yang ada adalah keduanya saling komplementer karena tujuan akhirnya sama.

No Comment

No comments yet

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.