Indera pada ikan

T—– indera apakah pada ikan yang paling peka terhadap rangsang, indera penciuman atau penglihatan?

=====
Jawaban cepatnya: penciuman.

Namun begitu, semua indera harus peka terhadap faktor lingkungan yang diindera, yi molekul, cahaya, tekanan, listrik, magnet dan suhu. Cara kerja indera berbeda-beda, berarti penilaian kepekaannya juga berbeda.

Jawaban lambatnya: pertanyaan ini tidak bisa dijawab.

Penjelasan dibawah tidak terkait dengan peka-tidaknya indera yang ditanyakan, melainkan logika yang menjelaskan lebih lanjut kedua jawaban diatas, yang terlihat tidak konsisten.
Indera penciuman atau olfaksi adalah indera yang paling tua yang bisa ditemukan pada semua vertebrata dan sebagian besar avertebrata. Indera ini mampu mendeteksi adanya molekul lingkungan. Secara antroposentrisme (disama-samakan ke manusia), molekul lingkungan ini dikategorikian sebagai “bau” dan “rasa”. Aktualnya, kita tidak pernah tahu definisi suatu bau dan rasa pada selain manusia. Selain itu, molekul lingkungan yang menghasilkan bau dan rasa adalah sangat beragam. Bagi non-manusia, bau dan rasa adalah molekul lingkungan yang bisa dianggap sebagai makanan yang berguna bagi tubuh (note: hewan adalah heterotrof), ataupun bisa dianggap sebagai racun yang harus dihindari. Bandingkankan dengan indera penglihatan yang hanya mengindera cahaya.

Lagi-lagi, secara antroposentrisme, indera penglihatan atau fotoreseptor ini diwakili oleh mata yang digunakan untuk mendeteksi bentuk suatu benda yang dikirimkan via cahaya. Bagi non-manusia, indera ini tidak selalu berbentuk mata, tetapi bisa juga berbentuk sensory receptor lainnya yang digunakan untuk mendeteksi ada-tidaknya cahaya.

AFM

2013 Feb 15

No Comment

No comments yet

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.