Lumut

T —–apakah lumut yang mempunyai daya serap air tinggi seperti Sphagnum mampu bertahan hidup dan berkembang biak di daerah yang panas seperti wilayah Jakarta?

=====
Lumut adalah kelompok tumbuhan yang kehidupannya paling tergantung ke air, baik dalam kondisi vegetatif maupun generatif. Semua anggota lumut (Bryophyta) tidak mempunyai pembuluh xilem dan floem, tidak mempunyai akar, batang dan daun. Penyerapan air dilakukan oleh seluruh permukaan tubuhnya. Ada struktur hodfast atau semacam akar yang berfungsi menempel tetapi tidak berfungsi untuk menyerap air. Dengan kondisi seluruh tubuhnya menyerap air dan distribusi air di dalam tubuhnya tidak melalui pembuluh maka efisiensi “water holding” sangat rendah. Akibatnya mereka butuh tempat yang lembab untuk tumbuh dengan baik. Dengan kata lain, faktor penghambat pertumbuhan lumut adalah air (kondisi lembab) dan bukan suhu rendah maupun suhu tinggi.

Benarkah kalau suhu tunggi maka cuaca akan panas? ya.
Kalau dibalik, benarkah cuaca panas disebabkan oleh suhu yang tinggi? tidak selalu. Kita “merasa” panas kalau di permukaan tubuh kita terdapat “water layer” yang tidak menguap. Hal ini biasa terjadi kalau tingkat kelembaban tinggi dan udara tidak bergerak (atau tidak ada angin). Water layer yang sehartusnya menguap dan mendinginkan suhu tubuh kita tetap berada di permukaan tubuh. Dengan begitu, kita merasa panas atau gerah (Jawa: sumu’, Sunda: haredang). Jadi walaupun “panas” tetapi udara banyak mengandung uap air.
Berarti dua pengertian panas, panas karena suhu tinggi dan panas karena kelembaban tinggi. Lalu panas seperti wilayah Jakarta itu termasuk yang mana ya?

AFM
2013 Feb 18

No Comment

No comments yet

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.