Nematoda Saluran Pencernaan Macaca

MUHAMAD ABDUH, ACHMAD FARAJALLAH dan KANTHI ARUM WIDAYATI. 2013. Infeksi Cacing Nematoda pada Saluran Pencernaan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Matraman, Jakarta dan Taman Wisata Telaga Warna, Bogor. Makalah disampaikan dalam Seminar Akademik Departemen Biologi Tangggal 16 Juli 2013.

ABSTRAK

Nematoda merupakan parasit saluran pencernaan yang banyak ditemukan pada hewan berdarah panas, termasuk Macaca fascicularis. Transmisi  infeksi nematoda parasit pada M. fascicularis dapat terjadi intraspesies maupun interspeses. Keberadaan monyet pada pemukiman penduduk di Matraman, Jakarta memungkinkan persebaran parasit dari monyet ke manusia, atau sebaliknya. Monyet yang hidup bebas di Kawasan Taman Wisata Telaga Warna digunakan sebagai pembanding untuk mengetahui prevalensi infeksi nematoda parasti saluran pencernaan. Hasil identifikasi telur dan larva nematoda pada monyet di Matraman menghasilkan Strongyloides sp, 66,67%, Trichostrongylus sp. 58,33% Oesophagostomum sp., 50% dan hookworm sebesar 45,83%. Identifikasi telur dan larva nematoda pada monyet di Telaga Warna menghasilkan Strongyloides sp. 14,29%, Oesophagostomum sp. 19,05%, Trichostrongylus sp 19,05%, Hookworm 14,29%,  Trichuris sp. 14,29% dan Ascaris sp. 9,52%. Prevalensi infeksi total monyet di Matraman, Jakarta sebesar sebesar 80,95% sedangkan di Telaga Warna sebesar52,38%.

Kata kunci: Macaca fascicularis, cacing nematoda, parasit saluran pencernaan.

No Comment

No comments yet

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.