Studi Filogeni Spesies Anoa

Nama : Hestin Tias Asih Furoidah  G04499062
Pembimbing : Achmad Farajallah Bambang Purwantara
Tanggal Lulus : 15 Oktober 2004
Judul Skripsi : Studi Filogeni Spesies Anoa (Bubalus spp.) Menggunakan Penanda Molekular Gen 165 rRNA
     
Abstrak:
Sub genus anoa digolongkan menjadi dua spesies yang berbeda, yaitu anoa dataran rendah (B. depressicornis) dan anoa dataran tinggi/ pegunungan (B. quarlesi). Meskipun begitu informasi variasi genetik pada anoa adalah sangat penting, untuk menentukan hubungan filogenetik sub genus anoa yang belum diketahui secara jelas. Berdasarkan jumlah kromosomnya anoa ditemukan sangat beragam, yaitu 2N = 38, 44, 45, 46, 47 dan 48 untuk anoa-anoa yang ada di kebun binatang di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan filogeni dua spesies anoa menggunakan penanda molekular gen 16S rRNA genom mitokondria dengan teknik sekuensing DNA. Sampel yang digunakan adalah darah anoa yang berasal dari Tangkoko (Kendari) dan Buton Propinsi Sulawesi Tenggara dan sampel DNA anoa Kebun Binatang Ragunan (KBR) koleksi Laboratorium Zoologi Departemen Biologi FMIPA IPB. Metode yang digunakan adalah ekstraksi DNA, PCR, sekuensing dan penjajaran (alignment) dengan beberapa sekuen DNA yang homolog dari kelompok Ordo Artiodactyla/ Cetartiodactyla diantaranya adalah sapi (Bos taurus), lesser kudu (Tragelaphus imberbis), nilgai (Boselaphus tragocamelus), maxwell’s duiker (Cephalophus maxwelli), kerbau (Bubalus bubalis) dan domba (Ovis aries). Dari ketiga sampel anoa yang dianalisis, anoa termasuk kedalam genus Bubalus dengan anoa KBR berada pada posisi pangkal. Klasifikasi kelompok anoa ini cukup rumit. Berkaitan dengan hal ini dapat disebabkan oleh dua kemungkinan yaitu, yang pertama berdasar atas dugaan Schreiber et al. (1993) tentang adanya  perkawinan silang terhadap anoa-anoa yang ada di kebun binatang di seluruh dunia, sehingga terdapat lebih dari dua spesies anoa berdasarkan jumlah kromosomnya. Sedangkan kemungkinan yang kedua adalah adanya multiple introgresion anoa ke daratan Sulawesi yang kemudian diikuti proses penyebaran ke tempat yang berbeda-beda.

 

[ Skripsi Lengkap – fulltext ]

No Comment

Comments are closed.